3 Catatan Marcos Reina setelah Persik Ditekuk Bhayangkara FC di BRI Super League: Menyorot Kinerja Wasit Yudi Nurcahya

16 hours ago 7

Bola.com, Jakarta - Marcos Reina merasa masygul Persik Kediri dikalahkan Bhayangkara FC dengan skor 3-4 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jumat (20/2/2026) malam WIB.

Menurut pelatih asal Spanyol itu pertandingan berjalan tidak fair. Meskipun dia mengakui jalannya pertarungan antara kedua tim sangat enak ditonton dengan diwarnai aksi jual beli gol.

Tim berjulukan Macan Putih yang selalu ketinggalan gol berhasil mengejar defisitnya. Tiga gol Bhayangkara FC dilesakkan Slavko Damjanovic pada menit keenam, Nehar Sadiki menit ke-38, dan Privat Mbarga menit ke-59.

Persik Kediri kemuian mengimbangi Kiko Carneiro pada menit ke-33, Jose Enrique menit ke-51, dan Ernesto Gómez menit ke-64.

Namun, pemain anyar Bhayangkara FC asal Pantai Gading, Bernard Henry Doumbia menit ke-87 memupus perjuangan Ezra Walian dkk. di kandang.

Apalagi Kiko Carneiro juga diganjar kartu merah menit-90+7. Lengkap sudah penderitaan Persik malam itu.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Puas dengan Penampilan Anak Asuh, Sesalkan Keroposnya Pertahanan

Marcos Reina membeberkan ada tiga hal yang patut menjadi catatannya setelah kekalahan Persik Kediri dari Bhayangkara FC tersebut.

"Pertama, saya bangga dengan cara tim bermain, cara menyerang, spirit mengejar ketertinggalan, menyamakan skor, berupaya menang, dan tampil lebih baik sepanjang laga," katanya.

Setelah memuji performa anak buahnya, Marcos Reina sekaligus merasa kecewa dengan keroposnya lini pertahanan Persik Kediri.

"Namun, ada hal yang membuat saya tidak senang. Pertahanan kami buruk dalam beberapa situasi penting. Kami mudah kebobolan. Begitu berat kami mencetak gol untuk menang, tapi kami seperti menyerahkan tiga poin kepada Bhayangkara FC," ucapnya.

Performa Wasit Jadi Sorotan

Poin terakhir, Marcos Reina menyebut wasit Yudi Nurcahya kurang bagus memimpin pertandingan.

"Saya tidak mengerti. Saya ingin ada yang harus jelaskan mengapa wasit tak memberi Subo Seto kartu kuning kedua. Selain itu, ada potensi kartu merah di babak pertama saat gol Kiko tercipta," jelasnya.

Selama ini Marcos Reina tak pernah bicara soal wasit. Jika dia membahasnya berarti kinerja pengadil memang buruk.

"Jadi, bila Indonesia mau maju liganya, wasit seperti ini bisa dievaluasi. Karena tim yang berusaha keras untuk menang dicederai wasit," ujarnya.

Persaingan di BRI Super League

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |