3 Hal Positif yang Dicatatkan Arema setelah Tahan Persib di Bandung: Tembok Baja Singo Edan!

21 hours ago 6

Bola.com, Bandung - Mengamankan satu poin di markas Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League menjadi pencapaian luar biasa bagi Arema FC.

Tim Singo Edan bahkan menjadi tim pertama musim ini yang mampu menghindari kekalahan di kandang Persib. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat (24/4/2026), pertandingan berakhir imbang tanpa gol.

Di atas kertas, Persib jelas lebih diunggulkan mengingat status mereka sebagai pemuncak klasemen. Sebelum menghadapi Arema, Maung Bandung mencatatkan rekor sempurna setiap kali bermain di kandang. Namun, Ahmad Alfarizi dan rekan-rekannya berhasil menjaga lini pertahanan tetap kokoh, sekaligus menjadi tim pertama musim ini yang mampu mencegah Persib mencetak gol di kandang sendiri.

Dari segi permainan, Persib mendominasi jalannya laga dan menciptakan banyak peluang. Namun, ketangguhan lini belakang serta performa gemilang penjaga gawang Arema membuat Marc Klok dan kawan-kawan frustrasi sepanjang pertandingan.

Tambahan satu poin memang belum mampu mengangkat posisi Arema dari peringkat ke-10 klasemen. Meski begitu, ada sejumlah catatan positif yang bisa diambil. Setidaknya terdapat tiga hal utama:

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tren Positif di Bandung

Hasil imbang tanpa gol ini membuat Arema cukup puas. Namun, ini bukan kali pertama mereka mencuri poin di Bandung. Pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, Arema juga berhasil membawa pulang hasil imbang. Bedanya, baru kali ini laga berakhir tanpa gol.

Dalam pertandingan ini, Arema memang lebih banyak bertahan dan hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran. Meski sempat beberapa kali melancarkan serangan balik cepat, penyelesaian akhir mereka masih belum maksimal.

Hal menarik lainnya adalah suasana di tribun penonton. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Aremania terlihat duduk berdampingan dengan suporter Persib. Momen ini menjadi tanda positif membaiknya hubungan kedua kelompok suporter, yang sebelumnya sempat diwarnai rivalitas panas.

Lucas Frigeri Bersinar

Usia bukan menjadi penghalang bagi Lucas Frigeri untuk tampil gemilang. Kiper berusia 36 tahun tersebut mencatatkan 12 penyelamatan krusial untuk menggagalkan berbagai peluang Persib. Tanpa kehadirannya di bawah mistar, Arema berpotensi mengalami kekalahan telak.

Penampilan ini pun menuai banyak pujian, terutama setelah sebelumnya Frigeri sempat mendapat kritik dari suporter akibat performa yang menurun. Kini, ia berhasil membungkam kritik tersebut dengan performa konsisten.

Frigeri sendiri sebelumnya telah menegaskan tekadnya untuk tampil maksimal hingga akhir musim demi kembali mendapatkan kepercayaan dari tim dan pendukung. Sejauh ini, ia telah mencatatkan empat clean sheet. Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, hal itu menunjukkan kebangkitannya setelah sempat kehilangan posisi sebagai kiper utama.

Skema Pertahanan Terbaik

Meski mengalami krisis pemain belakang akibat cedera yang dialami Luiz Gustavo dan Walisson Maia, pelatih Marcos Santos berhasil menemukan formula pertahanan yang efektif.

Hal ini terlihat jelas saat menghadapi Persib. Arema menerapkan formasi lima bek saat berada di bawah tekanan, dengan komposisi Rio Fahmi, Hansamu Yama, Betinho Filho, Julian Guevara, dan Ahmad Alfarizi. Menariknya, Julian dan Betinho sejatinya berposisi sebagai gelandang bertahan.

Kehadiran keduanya justru memberikan keseimbangan dan ketenangan dalam permainan. Selain solid dalam bertahan, mereka juga mampu membantu distribusi bola berkat akurasi umpan yang baik. Hal ini memungkinkan Arema tetap bisa mengontrol permainan meski dalam tekanan. Mereka juga aktif dalam menghalau serangan udara dari lawan.

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |