BRI Super League: 2 Pertandingan Kebobolan 6 Gol, Kapten Bali United Emoh Gagal Lagi di Kandang Lawan Persebaya

7 hours ago 3

Bola.com, Bandar Lampung - Menghadapi Persebaya Surabaya, Bali United sebenarnya dalam situasi yang cukup pelik. Inkonsistensi kembali terlihat dalam dua laga awal putaran kedua BRI Super League.

Setelah enam pekan terakhir di putaran pertama Bali United tidak pernah kalah dan tidak pernah kebobolan, justru di pekan ke-18 dan 19, Bali United kebobolan 6 gol.

Tiga diantaranya berhasil tercipta melalui set piece pemain lawan. Jelas ini jadi sinyal bahaya untuk Bali United saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam pekan ke-20 BRI Super league 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu (7/2/2026).

Situasi lini belakang Bali United bertolak belakang dengan Persebaya. Bajul Ijo hanya 17 kali kebobolan. Sedangkan Serdadu Tridatu sudah kebobolan 24 gol.

Lalu duet Leo Lelis dan Risto Mitrevski juga semakin padu sebagai jantung pertahanan Persebaya. 

“Kami merasa chemistry semakin membaik dari pertandingan ke pertandingan. Sekarang kami lebih memahami pergerakan satu sama lain, dan itu membuat lini pertahanan menjadi lebih kompak dan terorganisasi,” ujar Leo Lelis seperti dikutip dari situs resmi Persebaya.

Ia juga mengatakan wajib bekerja keras untuk bisa mengalahkan Bali United di kandang mereka sendiri. 

“Kami tahu mereka adalah salah satu tim kuat di liga. Kami akan bekerja keras untuk terus melanjutkan tren positif ini,” terangnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Lakukan Evaluasi

Kondisi ini pun membuat kapten Bali United Ricky Fajrin berkomentar. Ricky menegaskan timnya telah menjadikan dua hasil terakhir sebagai bahan evaluasi, sekaligus momentum untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan, khususnya saat tampil di hadapan pendukung sendiri.

“Yang sudah berlalu biarlah berlalu. Dari situ kami melakukan evaluasi agar bisa belajar dan menjadi lebih baik. Kami selalu berusaha belajar dari kesalahan untuk memberikan yang terbaik di laga berikutnya,” ujar Ricky.

Pada musim ini, Bali United memang kerap menghadapi tantangan saat bermain di kandang. Bahkan dalam beberapa kesempatan Bali United justru lebih konsisten meraih poin saat melakoni laga tandang. 

Dari data yang ada, 8 pertandingan di kandang, Bali United hanya mampu meraih satu kemenangan dengan 5 kali imbang, dan 2 kekalahan. Kondisi tersebut membuat laga kontra Persebaya menjadi momentum penting untuk membuktikan kekuatan Serdadu Tridatu di Stadion Dipta.

Lawan Berat

Ricky menegaskan seluruh pemain telah melakukan persiapan maksimal dan siap tampil dengan motivasi tinggi demi meraih hasil positif.

“Kami dari pemain sudah sangat siap dengan persiapan yang baik di latihan. Bermain di hadapan pendukung sendiri tentu menjadi tambahan motivasi dan semangat. Kami berharap bisa meraih hasil positif dan tiga poin di pertandingan ini,” tegasnya.

Di sisi lain pelatih Bali United Johnny Jansen mengakui akan menghadapi pertandingan berat ketika skuadnya mengalami kekalahan.

“Saat kami kalah melawan Persik Kediri, jelas itu akan sangat berat karena kami kecewa dengan hasilnya,” terang Johnny Jansen.

“Sekarang kami akan menghadapi tim bagus. Mereka adalah tim yang suka bermain dengan serangan balik sehingga akan sulit untuk menguasai bola dengan nyaman. Waktu di pertandingan sebelumnya, kami mencoba menggunakan lima bek, tapi kami bisa kebobolan dengan mudah,” tutupnya.      

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |