Dibebani Target Trofi, Pelatih Timnas Vietnam Akui Tertekan untuk Pertahankan Gelar Juara Piala AFF

8 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, menyadari tantangan besar yang dihadapi anak asuhnya untuk mempertahankan status sebagai juara bertahan Piala AFF 2026.

Timnas Vietnam datang sebagai juara bertahan setelah menjuarai Piala AFF 2024. Pada partai final, ketika itu mereka sukses menumpas perlawanan Thailand dengan agregat 5-3 (2-1 dan 3-2).

Kini, The Golden Star siap kembali berjuang menghadapi kejuaraan ini setelah menjalani masa persiapan intensif selama hampir lima pekan.

Namun, Kim Sang-sik tak menampik apabila target mempertahankan gelar itu memberikan tekanan tersendiri.

"Menjadi juara edisi sebelumnya tentu mendatangkan tekanan tersendiri. Mempertahankan gelar Piala AFF adalah tugas yang sangat berat, dan kami semua merasakan beban itu," ujar Kim Sang-sik, dikutip dari Vietnam Express.

"Meskipun demikian, kami tetap memiliki tingkat kepercayaan diri tertentu dan para pemain siap bertarung demi mencapai target tersebut pada Piala AFF 2026 ini," lanjut juru taktik asal Korea Selatan tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Rekor Historis Juara Bertahan

Sepanjang sejarah sepak bola di kawasan Asia Tenggara, baru ada dua negara yang tercatat mampu mempertahankan gelar juara secara beruntun. Rekor tersebut hanya dimiliki oleh Thailand dan Singapura.

Thailand, misalnya, mampu mempertahankan gelar juara pada edisi 2000 setelah kembali mengangkat trofi pada 2002. Sedangkan Singapura mengukir dua gelar secara beruntun pada edisi 2004 dan 2007.

Catatan ini sebetulnya hampir disamai Vietnam ketika masih berada di bawah asuhan pelatih sebelumnya, Park Hang-seo. Mereka menjuarai Piala AFF 2018, tetapi akhirnya kandas di semifinal pada edisi 2020.

Berambisi Ukir Sejarah

Dari catatan seniornya itu, Kim Sang-sik telah memetakan tantangan yang harus dihadapi The Golden Star jika ingin meraih gelar juara secara back-to-back. Dia ingin anak asuhnya fokus melewati laga demi laga, tanpa terbebani target untuk mengangkat trofi.

"Terus-menerus bertanding di turnamen internasional tentu bukan hal yang mudah. Saya rasa itulah alasan mengapa Pelatih Park saat itu tidak berhasil mempertahankan gelar juara Asia Tenggara," tutur Kim.

"Saat ini kami juga menghadapi situasi yang tidak kalah menantang. Target utama kami adalah mempertahankan gelar, tetapi fokus kami sekarang adalah menyelesaikan pertandingan satu demi satu," tambahnya.

Pesaing Skuad Garuda

Timnas Vietnam bakal menjadi satu di antara pesaing terberat Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026.

Kedua tim dijadwalkan baru berjumpa pada matchday keempat, tepatnya di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, 3 Agustus 2026.

Sebelum partai ini, skuad Garuda akan terlebih dahulu bersua Kamboja (27 Juli 2026) dan Timor Leste (31 Juli 2026). Sedangkan Vietnam berhadapan dengan Timor Leste (24 Juli 2026) dan Singapura (31 Juli 2026).

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |