Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib Bandung U-18 Jadi Kampiun HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026

6 hours ago 2

Sementara itu, hujan gol terjadi di partai final U-18 HYDROPLUS Soccer League 2025/2026 yang mempertemukan Akademi Persib Bandung dan Putri Garut.

Empat gol untuk Akademi Persib Bandung tercipta di babak pertama lewat kolaborasi apik lini serang mereka, disusul satu gol tambahan yang terjadi di babak kedua yang menggenapkan kemenangan mereka atas lawannya. 

Mengusung format 4-3-3, Akademi Persib Bandung memulai pertandingan dengan skema menyerang yang agresif. Putri Garut merespon serangan yang datang dengan menumpuk pemain di lini kedua. Rapat di garis pertahanan, Putri Garut lengah dalam koordinasi menerapkan jebakan offside.

Terbukti, tiga gol pertama Akademi Persib Bandung tercipta dengan skema yang mirip, yakni direct ball Mega Aprilia dari lini tengah yang dimanfaatkan dengan positioning cerdik Sucy Kanya Sholehah untuk mencatatkan hattrick pada menit ke-11, 32' dan 34'. Satu gol tambahan Akademi Persib Bandung tercipta dari kaki Nasywa Salsabila Fatah pada menit ke-37 mengoptimalkan perjuangan Athaya Nur Kansya menyisir sisi kanan pertahanan lawan sebelum melepaskan umpan tarik ke muka gawang. 

Unggul nyaman saat jeda istirahat, Akademi Persib Bandung tak mengendur setelah peluit awal babak kedua dibunyikan. Sementara itu, belajar dari kesalahan di babak pertama, Putri Garut  turun ke lapangan dengan kedisiplinan yang lebih baik di lini belakang. Peluang pertama Akademi Persib Bandung di babak kedua hadir dari Nasywa Salsabila Fatah yang mendapat bola terobosan dari Zahra Nafisa Dwi Agustin. Sayang, tembakannya masih melambung ke atas gawang. 

Gagal di percobaan sebelumnya, Nasywa membayar tuntas kelalaian mengeksekusi peluang dengan menambah gol untuk Akademi Persib Bandung di menit 55. Mendapat umpan Auliah Arifah, pemain bernomor punggung 8 itu mengukir namanya di papan skor dengan cara melambungkan bola melewati Alwiwie Sunanto, kiper Putri Garut yang terlanjur maju untuk menutup ruang gerak. Skor 5-0 bertahan sampai peluit akhir dibunyikan. 

Kapten Tim Akademi Persib Bandung, Gadhiza Asnanza, menilai kemenangan ini sebagai hadiah manis atas perjuangan tim yang mau terus berkembang selama kompetisi berlangsung. Sempat menerima kekalahan di laga awal babak penyisihan, pemain bernomor 1 itu bersyukur tekad yang keras untuk mengeluarkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan sepak bola putri Bandung ke kancah nasional bisa terwujud dengan podium tertinggi di ajang HYDROPLUS Soccer League 2025/2026.

"Pastinya saya bangga dengan tim, karena mereka tidak menyerah di awal. Juara itu dilihat dari siapa yang mau berlari. Jadi kami walaupun di awal sempat kalah dari Arema, akhirnya bisa membuktikan untuk menjadi sang juara. Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua saya dan tim U-18 ini," ujar Gadhiza.

"Ini juga akan menjadi last dance saya di kategori U-18 karena tahun depan usia saya sudah bertambah. Jadi ini juga saya dedikasikan untuk junior saya Akademi Persib Bandung agar mereka melanjutkan perjuangan ke depannya,” ungkap sang kiper.

Adapun, Pelatih Kepala Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara memandang lebih luas gelar juara di HYDROPLUS Soccer League 2025/2026 sebagai kemenangan sepak bola wanita yang sudah mendapat jalan untuk terus berkembang lebih baik.

Selain menumbuhkan banyak bibit muda berbakat, turnamen ini juga menjadi tempat menempa mental yang baik untuk para srikandi muda yang ingin meretas asa menjadi pesepakbola wanita profesional di masa mendatang. 

“Untuk kompetisi ini, baik di regional maupun nasional, yang kami jalani sampai sekarang itu memberikan kontribusi yang sangat positif sekali untuk kemajuan dan kemampuan pemain dalam meningkatkan skill mereka. Sebab, kami memiliki wadah kompetisi yang rutin dan itu sangat berpengaruh baik bagi pelatih maupun pemain," ujar Coach Dian.

"Bagi pelatih, kami dituntut untuk terus berpikir, beradaptasi dengan taktik tim lawan, serta mengevaluasi kekurangan tim di latihan. Sedangkan dari sisi pemain, mereka termotivasi untuk giat berlatih karena ingin mendapatkan menit bermain di kompetisi, terutama untuk seri nasional ini."

"Hari ini kita bisa melihat kemampuan mereka yang sangat bagus dan merata, tidak ada ketimpangan kualitas yang mencolok. Dan saya rasa itu semua berkat adanya liga regional yang bergulir di daerah masing-masing,” lanjutnya.

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |