Kasus Rasisme kepada Yakob Sayuri jadi Sorotan, I.League dan PSSI Dipanggil KemenHAM

11 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - I.League mendampingi PSSI memenuhi panggilan Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Republik Indonesia, Selasa (20/01/2026), terkait isu rasisme dan perundungan (bullying) di sepak bola nasional.

Pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi massa dari Barisan Trobos Malut United Jabodetabek (Batoma-Jabodetabek), menyusul dugaan aksi rasisme yang dialami winger Malut United, Yakob Sayuri.

Pertemuan berlangsung di Ruang Pengaduan Marsinah, Kantor KemenHAM RI, Jakarta. Sejumlah pihak hadir dalam agenda tersebut, mulai dari perwakilan Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, PSSI, Komite Disiplin PSSI, hingga I.League selaku operator kompetisi sepak bola nasional.

Dalam pertemuan tersebut, KemenHAM meminta penjelasan serta keterangan dari PSSI terkait langkah-langkah yang telah ditempuh, demi menangani dan mencegah kasus rasisme serta bullying di lingkungan sepak bola Indonesia.

Isu tersebut dinilai serius karena menyangkut perlindungan hak asasi manusia dan martabat atlet.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

I.League Paparkan Program Preventif dan Edukatif

Forum audiensi tersebut juga dimanfaatkan I.League untuk memaparkan berbagai upaya preventif dan edukatif yang telah dijalankan sejak awal musim kompetisi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen operator liga dalam menciptakan lingkungan pertandingan yang aman dan inklusif.

Sejak kompetisi bergulir, I.League secara aktif menginisiasi kampanye Anti-Bullying dan Anti-Racism melalui berbagai pendekatan.

Mulai dari kampanye di media sosial, pesan-pesan visual di stadion dan lapangan pertandingan, hingga aktivitas langsung di lapangan (on-ground activities).

Kolaborasi dengan APPI

Tak hanya bergerak sendiri, I.League juga menjalin kolaborasi strategis dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

Kerja sama ini bertujuan memperluas jangkauan kampanye serta meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional akan pentingnya sportivitas, inklusivitas, dan sikap saling menghormati.

KemenHAM Beri Apresiasi

Staf Khusus Bidang Pemenuhan HAM Menteri HAM, Yos Nggarang, mengapresiasi komitmen PSSI dan I.League dalam menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia di sepak bola.

"Sepak bola seharusnya menjadi wadah perdamaian dan persaudaraan tanpa memandang suku, ras, maupun warna kulit," ucap Yos Nggarang dalam rilis yang diterima Bola.com.

"Kami mengapresiasi komitmen PSSI dan I.League dalam menjunjung nilai-nilai HAM dan berharap setiap pertandingan mencerminkan semangat tersebut," ujarnya.

Dorongan Perkuat Kampanye Anti-Rasisme

Ke depan, KemenHAM RI mengajak PSSI dan I.League untuk terus memperkuat kampanye anti-rasisme dan anti-bullying, dengan jangkauan yang lebih luas serta pendekatan yang lebih mendalam.

Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan mampu menekan potensi terjadinya kasus serupa dan membangun ekosistem sepak bola nasional yang lebih inklusif, aman, dan berkeadilan.

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |