Muhammad Iqbal Panen Berkah di PSIM: Dari Cadangan hingga Raih Best Goal BRI Super League 2025/2026

14 hours ago 7

Bola.com, Yogyakarta - Musim ini menjadi perjalanan yang sulit dilupakan bagi gelandang PSIM Yogyakarta, Muhammad Iqbal. Pemain berusia 25 tahun itu meraih prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai pencetak gol terbaik BRI Super League 2025/2026.

Penghargaan itu terasa spesial karena diraih di tengah perjuangan menembus skuad utama PSIM. Iqbal sempat minim menit bermain pada awal musim ini, hingga akhirnya mendapat kepercayaan dari pelatih Jean-Paul van Gastel.

Momen terbaiknya hadir saat PSIM menang 2-1 kontra Madura United pada pekan ke-33 di Stadion Sultan Agung, Bantul (17/5/2026). Memanfaatkan umpan silang Yusaku Yamadera, Iqbal melepaskan tendangan salto keras di dalam kotak penalti lawan.

Tidak hanya itu, aksinya juga sukses mengungguli gol milik Hokky Caraka dan Rendy Sanjaya dalam perebutan penghargaan best goal musim ini. Iqbal pun berhak membawa pulang hadiah senilai Rp150 juta.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Menyangka Raih Penghargaan

Iqbal bersyukur atas pencapaian yang diukir bersama PSIM musim ini. Menurutnya, reward tersebut merupakan hasil kerja keras, kesabaran, serta doa yang terus dipanjatkan sepanjang kompetisi berlangsung.

"Alhamdulillah berkat doa dan kerja keras serta kesabaran selama ini akhirnya bisa mendapatkan gelar tersebut," ujar Iqbal kepada Bola.com, Sabtu (23/5/2026).

Pemain yang direkrut PSIM pada 1 Juli 2025 itu tidak menyangka golnya bisa membawa penghargaan individu bergengsi. Apalagi, ia baru mulai rutin dipercaya tampil sebagai starter dalam beberapa partai terakhir.

"Iya ini rezeki saya dan tentu enggak menyangka juga sebenarnya. Tetapi dalam latihan saya sudah sering mencoba juga yang gol itu," ungkap mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut.

Ingin Bertahan dan Bidik Timnas Indonesia

Setelah menutup musim dengan manis, Iqbal kini mulai menatap target lebih besar. Pemain bernomor punggung 6 di PSIM itu berharap bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak di tim dan menembus Timnas Indonesia.

"Harapan untuk musim depan InsyaAllah bisa mendapat menit bermain lebih banyak lagi dan tembus ke Timnas Indonesia," kata eks pemain Timnas Indonesia U-23 tersebut.

Soal masa depannya, Iqbal mengaku masih melakukan negosiasi kontrak dengan manajemen PSIM. Meski begitu, dia secara pribadi ingin tetap berseragam Laskar Mataram pada musim mendatang.

"Saat ini masih dalam negosiasi karena kontrak saya berakhir di musim ini. Ya, kalau saya secara pribadi musim depan masih ingin bermain untuk PSIM Jogja," imbuh Iqbal.

Dipuji Sang Pelatih

Perjalanan Iqbal musim ini memang tidak mudah. Pemain kelahiran Padang Pariaman, Sumatra Barat itu total hanya membukukan 13 penampilan dengan kontribusi satu gol plus dua assist bersama PSIM.

Namun, perlahan performanya mengalami peningkatan. Konsistensi dalam latihan membuat Jean-Paul van Gastel mulai memberikan kepercayaan lebih besar kepada sang pemain di akhir musim.

"Saya sangat senang dengan Iqbal karena dia sempat memulai dengan lambat, tetapi perlahan dia memahami apa yang saya harapkan darinya," puji pelatih asal Belanda tersebut.

"Apa yang saya kagumi dari dia adalah dia terus berjuang. Itulah mengapa saya rasa di pertandingan-pertandingan terakhir ini dia bermain lebih banyak dan saya pikir dia layak mendapatkannya," sambungnya.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |