Persib Disanksi FIFA Buntut Pemutusan Kontrak Daisuke Sato pada 2024: Sedang Selesaikan Kewajiban Supaya Hukuman Dicabut

9 hours ago 6

Bola.com, Bandung - Persib Bandung terkena FIFA Registration Ban List atau Daftar Larangan Pendaftaran FIFA karena pemutusan kontrak bek asal Filipina, Daisuke Sato.

Persib mengakhiri perjanjian dengan Sato pada Januari 2024 setelah bekerja sama selama satu setengah tahun lebih sejak bergabung dari klub Thailand, Ratchaburi FC, pada Juni 2026.

Saat itu, Sato masih memiliki ikatan dengan Persib hingga 2025 sesudah mendapatkan perpanjangan dua tahun pada Januari 2023.

"Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru dari FIFA yang saat ini beredar di publik, kami ingin menyampaikan bahwa Persib telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal," ujar Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dinukil dari laman klub.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023."

"Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," jelas Adhitia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berharap Dicabut

Selama membela Persib, pesepak bola keturunan Jepang itu mencatatkan 44 penampilan di berbagai di BRI Super League 2022/2023 dan 2023/2024 dengan perolehan dua gol, satu assist, dan 15 kartu kuning.

"Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional," tutur Adhitia.

"Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub."

"Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan."

"Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku," ungkap Adit, panggilannya.

Tidak Ganggu Persib

Adhitia memastikan status larangan pendaftaran pemain dari FIFA tidak mengganggu program yang telah disusun, termasuk persiapan menghadapi musim baru dan berbagai agenda pengembangan yang sedang berjalan.

"Kami juga ingin memastikan kepada seluruh Bobotoh, mitra, dan masyarakat sepak bola Indonesia bahwa situasi ini tidak memengaruhi stabilitas maupun arah pengembangan klub. Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target," terang Adit.

"Dalam ekosistem sepak bola profesional global, persoalan administratif maupun sengketa kontraktual dapat terjadi dan merupakan bagian dari dinamika yang dihadapi banyak klub. Yang terpenting adalah bagaimana setiap pihak menunjukkan itikad baik, tanggung jawab, dan komitmen untuk menyelesaikannya secara profesional. Itulah yang saat ini sedang dilakukan oleh Persib," ungkapnya.

Penjelasan Menyeluruh

Adhitia menekankan pentingnya memberikan penjelasan secara menyeluruh kepada publik agar tidak muncul kesalahpahaman terkait latar belakang munculnya sanksi FIFA tersebut.

"Kami memahami besarnya perhatian dan kecintaan Bobotoh terhadap klub ini. Karena itu, kami merasa penting untuk memberikan penjelasan yang utuh agar seluruh pihak memperoleh konteks yang tepat mengenai situasi yang sedang berlangsung," paparnya.

"Kami percaya bahwa keterbukaan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun klub yang sehat dan berkelanjutan."

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, kepercayaan, dan perhatian yang terus diberikan kepada Persib. Kami akan menyelesaikan proses ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap fokus menjalankan komitmen untuk terus bertumbuh, menjaga standar profesionalisme, serta memberikan yang terbaik bagi Bobotoh dan sepak bola Indonesia," katanya.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Muhammad Adi Yaksa
  • Wiwig Prayugi
Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |