Plus Minus Performa Timnas Indonesia saat Melibas Oman di FIFA Matchday 2026

14 hours ago 10

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menyajikan performa menjanjikan setelah berhasil menumbangkan Timnas Oman pada FIFA Matchday Juni 2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (5/6/2026) malam WIB, permainan impresif skuad Garuda berbuah kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.

Tiga gol Timnas Indonesia masing-masing dicetak Justin Hubner pada menit ke-12, Ole Romeny di menit ke-26, dan Ragnar Oratmangoen (55').

Performa armada John Herdman terus memperlihatkan perkembangan positif. Ada sejumlah catatan menggembirakan ditunjukkan Rizky Ridho dkk., meski masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Membawa Identitas Baru

John Herdman telah memimpin Timnas Indonesia dalam tiga pertandingan. Pelatih asal Inggris itu perlahan mulai menanamkan identitas permainan yang lebih jelas ketimbang dua laga awal di FIFA Series 2026 beberapa waktu lalu.

Skuad Merah-Putih tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang didapat. Jarak antarlini juga terlihat lebih terjaga, sehingga membuat permainan Timnas Indonesia tampak lebih rapi dan terstruktur.

Di bawah arahan Herdman, Garuda bermain sebagai sebuah kesatuan tim. Mereka tidak lagi terlalu bergantung pada kemampuan individu pemain tertentu. Proses transisi dari bertahan ke menyerang maupun sebaliknya juga lebih terorganisir.

Selain itu, fleksibilitas permainan jadi nilai tambah yang terlihat pada laga ini, terutama di babak kedua. Herdman beberapa kali melakukan penyesuaian posisi pemain, termasuk menggeser Calvin Verdonk untuk mengisi sektor sayap kanan menggantikan Beckham Putra.

Layak Mendapat Apresiasi

Satu di antara keputusan yang layak mendapat apresiasi adalah keberanian John Herdman memberikan kesempatan kepada pemain muda Mathew Baker. Bek berusia 17 tahun itu akhirnya mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia senior.

Baker masuk pada babak kedua menggantikan kapten tim Rizky Ridho. Meski tidak lama berada di lapangan, pemain berdarah Indonesia-Australia tersebut mampu menunjukkan penampilan yang cukup meyakinkan.

Dony Tri Pamungkas juga memperoleh kesempatan tampil pada paruh kedua. Bek berusia 21 tahun itu langsung memberikan ancaman melalui tembakan keras yang memaksa kiper Oman menghalau bola keluar lapangan dan menghasilkan sepak pojok.

Herdman juga menghadirkan kembali beberapa wajah lawas yang sempat absen. Elkan Baggott dan Saddil Ramdani comeback mengenakan seragam Garuda usai cukup lama tidak mendapat kesempatan membela tim nasional.

Mendominasi, tetapi...

Timnas Indonesia memang tampil dominan sepanjang pertandingan. Berdasarkan data Lapangbola.com, skuad Garuda mencatatkan penguasaan bola sebesar 58 persen, berbanding 42 persen milik Oman.

Meski begitu, tim tamu justru mampu menciptakan jumlah peluang sedikit lebih banyak. Indonesia menghasilkan 10 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang, sedangkan Oman melepaskan 13 percobaan dengan empat tepat sasaran.

Dalam hal distribusi bola, Garuda juga unggul cukup jauh. Timnas Indonesia membukukan 526 operan dengan 466 di antaranya akurat. Sementara Oman hanya mengukir 424 operan dengan 352 mencapai sasaran.

Catatan itu menunjukkan masih ada sejumlah aspek yang kudu dibenahi. Menghadapi Mozambik di SUGBK, Selasa (9/6/2026) malam WIB, Garuda diharapkan tampil lebih efektif dan mengurangi celah yang masih terlihat sepanjang duel versus Oman.

"Kami masih punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami membuat pertandingan ini lebih sulit daripada yang seharusnya. Namun secara keseluruhan, saya merasa kami cukup nyaman mengendalikan laga," ujar Herdman seusai laga.

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |