Tak Puas dengan Performa Boris Kopitovic dan Jens Raven, Johnny Jansen Beri Sinyal Datangkan Penyerang Baru untuk Bali United

8 hours ago 13

Bola.com, Denpasar - Kemenangan tipis 0-1 atas Dewa United, membuat Bali United menutup BRI Super League 2025/2026 dengan indah. Saat itu, gol semata wayang Bali United dicetak Kadek Agung setelah menerima sepak pojok Teppei Yachida.

Meskipun menang dan senang, pelatih Bali United, Johnny Jansen, masih belum puas dengan performa anak asuhnya, terutama dari barisan penyerang.

Pelatih asal Belanda tersebut memberi sinyal ada perombakan besar-besaran untuk Bali United pada musim depan. Evaluasi besar sudah ada di kepalanya, terutama untuk mempertajam lini serang yang dinilai masih kekurangan daya gedor sepanjang musim ini.

"Semoga kami bisa mendatangkan lebih banyak pemain berkualitas. Itu adalah hal yang paling penting," ujarnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Datangkan Goal Getter

Posisi yang paling utama adalah mendatangkan goal getter. Beberapa pemain juga diisukan bertahan. Misalnya Teppei Yachida, Joao Ferrari, hingga Mike Hauptmeijer yang performanya terlihat paling menonjol.

"Hal yang saya pikirkan adalah kami harus mendatangkan seorang top skor. Seorang pemain yang setidaknya bisa mencetak 15 gol atau lebih, dalam satu musim. Itu target utama untuk dibawa ke Bali United," tegasnya.

Dengan situasi tersebut, jelas mantan arsitek PEC Zwolle itu tidak terlalu senang dengan performa Boris Kopitovic dan juga Jens Raven.

Dari 32 pertandingan, penyerang asal Montenegro tersebut baru menciptakan 8 gol dan 3 assist. Adapun Jens Raven lebih buruk. Bermain dalam 24 pertandingan, ia hanya menciptakan satu gol dan 2 assist dari 24 pertandingan.

Koordinasi Secara Menyeluruh

Dari 24 laga itu, penyerang Timnas Indonesia tersebut hanya sekali bermain sebagai starter saat menghadapi Persija Jakarta. Ia juga masih melihat perkembangan anak asuhnya dan tidak semua pemain terdepak.

Namun, sebelum rencana itu dieksekusi, ia akan terlebih dahulu melakukan koordinasi internal secara menyeluruh.

"Kami juga harus mempertahankan banyak pemain karena saya pikir kami memiliki pemain-pemain yang bagus. Kita harus selalu berbicara mengenai evaluasi tentang langkah seperti apa yang akan kami buat untuk tahun depan," jelasnya

"Saya sudah memikirkannya. Pertama-tama, saya ingin membicarakan hal ini dengan staf saya, tetapi hal yang paling utama adalah membawa lebih banyak pemain berkualitas ke Bali United," tutup pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |