Ternyata Ini Alasan Estella Loupatty dan Isabelle Nottet Berstatus Pemain Asing di Liga Putri Indonesia 2026/2027

11 hours ago 5

Bola.com, Jakarta - Kepastian bergulirnya Liga Putri Indonesia 2026/2027 mulai 17 Oktober mendatang membawa dinamika menarik. Dua pemain Timnas Wanita Indonesia, Estella Loupatty dan Isabelle Nottet, dipastikan ikut menyemarakkan kompetisi itu.

Namun, status keduanya di lapangan justru menyedot perhatian publik. Meski sudah resmi memegang paspor Indonesia, Estella dan Isabelle tidak didaftarkan sebagai pemain lokal biasa.

Pihak operator liga mengategorikan keduanya ke dalam slot pemain asing alias marquee player untuk musim perdana ini. Kualitas dan kebintangan keduanya dianggap lebih ketimbang pemain lain. 

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani, bersama CEO Indonesia Women's League (I.League), Teddy Tjahjono, membeberkan alasan di balik regulasi unik tersebut.

Rapat Komisi X DPR RI (4/11/2024) menyetujui naturalisasi dua calon pemain timnas Indonesia. Yakni Kevin Diks untuk timnas putra, Estella Raquel Loupattij dan Noa Johanna Christina Cornelia Leatomu untuk timnas putri. Di tengah rapat, sosok Verrel Br...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Murni Alasan Regulasi dan Keseimbangan Liga

Vivin Cahyani menjelaskan regulasi I.League 2026 memberikan ruang bagi setiap klub peserta untuk menggaet maksimal empat pemain asing. Kehadiran pemain diaspora seperti Estella Loupatty dan Isabelle Nottet lantas dimasukkan ke dalam kategori khusus untuk menjaga daya saing kompetisi.

"Kami memberikan regulasi di setiap klub itu boleh ada empat pemain asing. Nah, kebetulan kalau untuk musim pertama ini baru ada dua pemain diaspora yang bergabung," ujar Vivin Cahyani kepada awak media di Kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Tidak Mudah Meyakinkan Pemain

Vivin Cahyani mengatakan meyakinkan pemain berkualitas yang berarier di luar negeri untuk mau menjajal peruntungan di dalam negeri bukanlah perkara mudah.

"Saya tahu butuh waktu untuk meyakinkan mereka mau join di liga putri kita. Yang pertama Isabelle Nottet, yang kedua Estella Loupatty. Jadi, karena baru ada dua diaspora, mereka termasuk marquee player," tambahnya.

Pengategorian Estella dan Isabelle sebagai marquee player ini menjadi terobosan awal untuk mendongkrak level permainan sekaligus nilai komersial Liga Putri Indonesia. Sementara untuk sisa slot pemain asing lainnya, pihak I.League menyerahkan sepenuhnya kepada kesiapan finansial dan kebutuhan taktis masing-masing klub.

Kompetisi Liga Putri Indonesia 2026/2027 dipastikan resmi melangsungkan kick-off pada 17 Oktober 2026 dengan melibatkan enam klub kontestan. Aksi Estella Loupatty dan Isabelle Nottet pun diprediksi menjadi salah satu daya tarik utama yang paling dinantikan para pecinta sepak bola nasional.

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |