Persis Nyaris Tumbang dari Madura United, Milomir Seslija Soroti Sederet Kesalahan Anak Asuhnya

8 hours ago 5

Bola.com, Solo - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengungkapkan sejumlah perkembangan dan kekurangan anak asuhnya saat bermain imbang melawan Madura United pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2/2026) sore WIB, Persis Solo harus puas berbagi poin dengan Madura United setelah keduanya bermain tanpa pemenang dengan skor 2-2.

Dua gol Laskar Sambernyawa pada laga tersebut dicetak Roman Paparyga (41’) dan Dusan Mijic (90+2’). Sementara itu, dua gol Laskar Sappe Kerrap diukir lewat eksekusi penalti Jose Brandao (33’) dan tandukan Jorge Mendonca (65’).

Milomir Seslija mengatakan, anak asuhnya tampil sangat baik pada babak pertama. Sayangnya, penalti yang didapatkan tidak bisa dimaksimalkan. Mereka justru membuat kesalahan sehingga kebobolan lewat titik putih.

“Saya pikir, sebagai pelatih yang sudah bekerja untuk Persis selama tiga tahun, ini adalah 45 menit terbaik dan fantastis. Sebab, lawan tidak punya peluang saat kami melewatkan empat peluang dan juga penalti,” kata Milo sesuai pertandingan, Jumat (13/2/2026).

“Namun, kami malah kebobolan karena melakukan kesalahan. Lalu, kami bisa mengejar situasi ini. Pada babak kedua, saya tidak bisa menghitung berapa banyak peluang yang kami lewatkan. Kami tidak konsentrasi dan harus kebobolan lewat bola mati,” imbuhnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Hal Positif dan Negatif

Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina itu mengakui anak asuhnya layak mendapatkan hasil yang lebih baik. Selain itu, ia turut menyinggung sejumlah perkembangan dan pekerjaan rumah yang patut dicatat.

“Saya pikir kami layak mendapatkan hasil yang lebih baik. Sebab, selama berada di sini, saya tidak pernah melihat penonton memberi kami tepuk tangan dan itu yang kami dapatkan pada laga ini,” kata dia.

Menurut Milo, Laskar Sambernyawa masih terlalu sering membuang-buang peluang. Ini membuat Persis sulit unggul. Tidak hanya itu, kelengahan lini pertahanan juga masih menjadi evaluasi utama.

“Untuk laga ini, ada banyak hal positif yang terlihat. Namun, di sisi lain, kami kesulitan mencetak gol. Itu menjadi problem utama. Tidak hanya itu, kami juga sangat gampang kebobolan. Kami membiarkan mereka mencetak gol dalam situasi mudah,” ujar dia.

Harus Terus Berbenah

Yang jelas, pelatih berusia 61 tahun itu mengapresiasi daya juang anak asuhnya. Sebab, Andrei Alba dan kawan-kawan akhirnya bisa mencetak gol pada menit-menit akhir untuk memaksa laga berakhir imbang.

“Saya juga ingin memberikan apresiasi untuk para pemain yang bertanding pada pertandingan ini. Para pemain kami telah memberikan semuanya. Mereka berjuang hingga akhir dan tidak menyerah,” ucap dia.

Sementara itu, pencetak gol penyelamat Persis pada laga ini, Dusan Mijic, berharap rekan-rekannya terus berbenah. Masih ada banyak laga yang mesti dilewati agar Laskar Sambernyawa bisa selamat dari degradasi.

“Hari ini kami menghadapi pertandingan yang berat. Kami seperti menghadapi pertandingan final. Kami punya rencana yang bagus. Namun, kami harus kebobolan pada babak pertama saat kami mendominasi,” ujar Mijic.

“Namun, masih ada banyak pertandingan yang harus dihadapi. Kami harus belajar dari pertandingan ini. Kami harus memperbaiki kesalahan dan bermain lebih baik pada laga berikutnya,” tambah dia.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
Kunjungan Pemerintah | Dewasa | | |